PEMBERDAYAAN TNI-POLRI DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI WILAYAH
Abstrak
Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muaro Jambi memerlukan kolaborasi efektif antara TNI-POLRI dan masyarakat. Artikel ini menganalisis pemberdayaan TNI-POLRI dalam menghadapi bencana kebakaran melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup fase pra-bencana, saat bencana, dan pasca-bencana. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif, yang melibatkan wawancara dan observasi lapangan untuk mengumpulkan data empiris mengenai upaya penanggulangan kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan TNI-POLRI terwujud melalui berbagai bentuk, termasuk mitigasi dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran, patroli rutin untuk mencegah praktik pembakaran lahan ilegal, dan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah serta lembaga masyarakat. Penguatan kapasitas personel juga menjadi fokus, termasuk pelatihan teknis dalam penanganan kebakaran dan pembentukan tim respons cepat yang melibatkan relawan. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan peralatan, rendahnya kesadaran masyarakat, dan faktor alam yang menantang. Untuk meningkatkan efektivitas, diperlukan langkah-langkah seperti peningkatan pelatihan, penerapan teknologi informasi untuk pemantauan kebakaran, serta pembentukan tim respons cepat. Dengan demikian, TNI-POLRI dapat lebih optimal dalam penanggulangan kebakaran hutan dan melibatkan masyarakat secara aktif dalam upaya pencegahan bencana.
Penulis: Afrito Marbabo, Danny Permana, R. Ponco Suryono