PERAN SATKOWIL DALAM PEMBERDAYAAN WILHAN GUNA MENINGKATKAN TRANSFORMASI KETAHANAN PANGAN
Abstrak
Transformasi ketahanan pangan berkelanjutan merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan swasembada pangan dalam negeri dalam rangka melakukan mitigasi permasalahan pangan yang akan datang di kemudian hari. Dengan demikian, ketahanan pangan perlu ditingkatkan. Konsep ketahanan pangan meliputi ketersediaan yang memadai, stabilitas dan akses terhadap pangan-pangan utama, dimana terdapat daya beli atau pendapatan yang memadai guna memenuhi biaya hidup. Tulisan ini membahas tentang peran Satkowil dalam pemberdayaan wilayah pertahanan (wilhan) dikaitkan dengan transformasi ketahanan pangan, serta menganalisis apa yang harus dilakukan oleh Satkowil dalam menghadapi wacana tersebut. Konsep/teori yang digunakan adalah konsep peran, konsep pemberdayaan wilhan, teori transformasi ketahanan pangan dan teori kompetensi . Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendampingan pertanian yang dilaksanakan oleh Satkowil secara umum telah efektif, namun pemberdayaan wilhan guna meningkatkan transformasi ketahanan pangan di wilayah Kodim 0418/Palembang masih terkendala oleh regulasi dan dukungan anggaran yang terbatas untuk pendampingan kegiatan pertanian dan operasional pendampingan. Transformasi pangan yang dilakukan oleh Satkowil dalam pendampingan pertanian meliputi peningkatan produktivitas padi sawah dan peningkatan adopsi teknologi budidaya dan pasca panen padi sawah yang diiringi dengan peningkatan kesejahteraan petani.
Penulis: Al Kahfi