STRATEGI POLISI MILITER TNI AD DALAM PENYELIDIKAN DAN PENGAMANAN ANCAMAN TERORISME: STUDI DENPOM III/1 BOGOR.

Abstrak

Terorisme dan radikalisme merupakan perbuatan yang dapat menimbulkan suasana teror pada masyarakat, bahkan dalam kasus-kasus tertentu dapat menimbulkan korban hingga kehilangan nyawa yang bersifat massal. Polisi Militer TNI AD selaku aparat negara memiliki tugas untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyakarat, maka dari itu perlu adanya upaya-upaya untuk meminimalisir timbulnya kasus tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Polisi Militer TNI AD dalam penyelidikan dan pengamanan terhadap ancaman terorisme guna mendukung Tugas Pokok TNI AD, dengan studi kasus di Denpom III/1 Bogor. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan etnografi, serta mengacu pada lima teori utama, yaitu teori strategi, teori peran, teori penyelidikan dan pengamanan, teori regulasi, serta teori terorisme. Selain itu, analisis SWOT juga digunakan untuk mendalami kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam strategi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya upaya kolaboratif yang signifikan antara Denpom III/1 Bogor, Kodim 0621/Kab. Bogor, dan Polres Bogor dalam menangani ancaman terorisme. Strategi utama yang diidentifikasi mencakup peningkatan kerja sama antar instansi dalam tugas penyelidikan dan pengamanan. Selain itu, regulasi dan peran masing-masing institusi juga berperan penting dalam mendukung tugas ini. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan personil dan sarana prasarana dalam pelaksanaan tugas.

Penulis: Ajumalahi